Karya Tulis Ilmiah



FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PREEKLAMSIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KENDURUAN KABUPATEN TUBAN

Prodi : PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI
Pengarang : JOVITA JUAN WURI
Dosen Pembimbing : ENDANG WIDAJATI.
Klasifikasi/Subjek : , Ibu hamil, preeklamsia, faktor risiko.
Penerbitan : , Malang: 2019.
Bahasa : Indonesia
PENYIMPANAN
Lokasi : ---
Jumlah : 0

Abstraksi

ABSTRAK JOVITA JUAN WURI, 2019. Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kenduruan Kabupaten Tuban. Karya Tulis Ilmiah, Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing: ENDANG WIDAJATI. Berdasarkan Laporan Tahunan Direktorat Kesehatan Keluarga pada tahun 2012 Angka Kematian Ibu meningkat kembali menjadi sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. penyebab kematian terbesar ibu selama tahun 2010-2013 masih tetap sama, yaitu perdarahan dan hipertensi. Prevalensi kematian ibu karena perdarahan pada tahun 2012 sebesar 26,9%, dan tahun 2013 sebesar 27,1%. Angka Kematian Ibu di Jawa Timur cenderung mengalami penurunan dari tahun 2010 hingga 2015, akan tetapi mengalami kenaikan lagi pada tahun 2016. Penyebab tertinggi kematian ibu adalah Preklamsi/Eklamsi yaitu sebesar 30,9%. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Angka Kematian Ibu mengacu pada jumlah kematian ibu yang terkait dengan masa kehamilan, persalinan, dan nifas. Jumlah kematian maternal di Kabupaten Tuban pada tahun 2017 sebanyak 10 kasus. Faktor terbanyak yang menyebabkan kematian ibu di Kabupaten Tuban masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu preeklamsia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko terjadinya preeklamsia pada ibu hamil di Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observational analitical studies menggunakan desain cross sectional pada ibu hamil dengan preeklamsia. Tempat penelitian dilakukan di Puskesmas Kenduruan Kabupaten Tuban. Hasil penelitian berdasarkan pengolahan data yang telah dilakukan yaitu Sebagian besar responden berusia 20-35 tahun, paritas ke 2-4 dengan jarak kelahiran >35 bulan dan sebagian besar responden tidak memiliki riwayat hipertensi saat sebelum hamil, Makanan pemicu hipertensi yang sering dikonsumsi oleh responden yaitu jenis makanan tinggi kolesterol adalah telur, jenis makanan tinggi natrium adalah roti dan biskuit, jenis makanan yang diawetkan adalah ikan kering, Tingkat konsumsi energi, karbohidrat, protein, lemak, dan natrium sebagian besar adalah defisit tingkat berat dengan rata-rata konsumsi per hari sangat kurang dari yang dianjurkan Status gizi responden sebagian besar berada dalam kategori normal saat sebelum hamil, dan sebagian besar berada dalam kategori obesitas saat hamil, Determinan faktor yang menyebabkan terjadinya preeklamsia pada ibu hamil di Puskesmas Kenduruan Kabupaten Tuban ada 3, yaitu jarak kelahiran, tingkat konsumsi natrium, dan status gizi. Disarankan kepada responden agar rutin melakukan pemeriksaan rutin selama kehamilan setiap bulan untuk mencegah semakin parahnya preeklamsia yang dialami, meningkatkan tingkat konsumsi energi, karbohidrat, protein, lemak, dan natrium hingga mencapai tingkat konsumsi yang dianjurkan, bagi penelitian selanjutnya dapat menjadikan penelitian ini sebagai acuan. Penelitian lanjutan diharapkan dapat menambahkan lagi variabel yang belum diteliti yaitu usia kehamilan dan jenis garam yang dikonsumsi. Selain itu, usahakan memperbesar sampel penelitian sehingga hasilnya lebih akurat Kata Kunci: Ibu hamil, preeklamsia, faktor risiko.



Lampiran

File Abstraksi : [ Unduh ]

File Kata Pengantar : [ Unduh ]

File Daftar Isi : [ Unduh ]

File BAB-1 : [ Unduh ]

File BAB-2 : [ Unduh ]

File BAB-3 : [ Unduh ]

File BAB-5 : [ Unduh ]

File Daftar Pustaka : [ Unduh ]

File Lampiran : [ Unduh ]